Ilustrasi Spam (Image from www.organicprpro.com)
Luasnya cakupan dunia internet membuat berbagai kemungkinan kemudahan yang ada termasuk penyebaran spam, virus dan sejenisnya. Hal yang paling mudah penyebarannya, salah satunya adalah spam. Secara sederhana Spam adalah Sampah. Mungkin bagi Anda yang sudah sering dan akrab dengan hal yang berbau internet, sudah tidak asing lagi dengan kata "spam". Penyebaran spam bisa terjadi dimana dan kapan saja dalam dunia internet. Media online yang ngetren saat ini digunakan oleh Spammer adalah Facebook.
Bila ditelisik lebih jelas lagi, spam merupakan sampah dalam bentuk pesan yang dikirimkan dan disebarkan secara massal melalui media online, seperti email, blog, website, jejaring sosial, dan lain-lain. Wajar saja spam dikatakan sebagai pengganggu dan sampah karena pesan yang dikirim adalah pesan yang tidak kita minta dan terus menerus dikirim. Dan parahnya lagi spam bisa digunakan sebagai media penyebaran virus dan worm yang dapat mencuri dan merusak data yang telah diinfeksinya. Suatu hal yang serius, bukan? Belakangan ini juga banyak spam yang menyebar di Facebook. Contohnya adalah menyebarnya status dengan menyingkat link dan video palsu marika fruscio di Facebook. Mungkin bagi pengguna Facebook yang kurang mengerti dengan spam akan mudah terjebak. Lantas, bagaimana cara pencegahan spam di Facebook? Berikut ini beberapa tips mencegah spam di Facebook.
- Sebisa mungkin buatlah password atau kata sandi yang kompleks perpaduan antara huruf dan angka minimal 10 digit. Panduan membuat password bisa dilihat di tautan ini.
- Bersihkan atau hapus aplikasi/layanan pihak ketiga di Facebook yang jarang atau sudah tidak dipergunakan lagi. Aplikasi ini kemungkinan besar bisa dijadikan kesempatan bagi spammer untuk menyusup dan menyisipkan malware dan spam.
- Lakukan pengaturan profil secara bijak. Sebisa mungkin jangan memberikan informasi pribadi secara lengkap dan mendetail di Facebook terutama pada bagian kontak. Usahakan email utama atau nomor handphone disembunyikan atau diatur agar hanya kita yang bisa melihat.
- Waspada saat mengkonfirmasi permintaan teman. Bila Anda curiga atau tidak terlalu mengenal orang tersebut sebaiknya tidak perlu dikonfirmasi. Bisa jadi itu adalah akun palsu yang diciptakan oleh mesin bot atau software tertentu.
- Jangan sembarangan mengklik tautan atau link tanpa mengetahui sumbernya secara pasti. Waspadai juga pemendek url atau link yang sengaja disingkat untuk menutupi alamat link sebenarnya.
- Hati-hati bila ingin join atau bergabung dengan aplikasi tertentu yang membutuhkan sinkronisasi akun Facebook. Hal tersebut bisa dijadikan kesempatan untuk penyebaran spam dan pencurian informasi data pribadi yang kita miliki.
- Bila menerima pesan atau chat yang menyertakan link aneh, diabaikan saja dan hapus secepatnya.
- Log out dengan benar. Ketika Anda selesai menggunakan akun Facebook, usahakan saat proses log out benar-benar telah keluar dengan sempurna.
- Update antivirus dengan rutin dan lakukan scan komputer atau laptop secara berkala.
Ilustrasi Stop Spam (Image from Google.com)
Demikian beberapa tips yang menurut saya bisa kita lakukan untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran spam di akun Facebook. Anda tidak mau digerayangi oleh spam, bukan? Ayo, cegah spam mulai dari sekarang. Jangan menunggu sampai kita diperkosa oleh spam. Tanpa bermaksud menggurui, semoga bermanfaat.





silakan, yg pnting jgn lupa cntumin sumber link backnya yaa...:)
BalasHapusnais one o3ob
BalasHapusmas bro, boleh ane share kah?
ane tulis sumbernya kok, konten tidak saya rubah,
slm knal juga bro Nurediyanto...trims udh singgah...:)
BalasHapusinformatif :D
BalasHapussalam kenal